Persaingan Ketat Harga Smartphone Menjatuhkan Dua Vendor Besar

Persaingan Ketat Harga Smartphone Menjatuhkan Dua Vendor Besar – Taksiran teranyar IDC yang mengindikasikan penurunan harga smartphone menyerahkan penjelasan yang lumayan baik mengenai mengapa mayoritas vendor ponsel merasakan hasil yang buruk pada kuartal musim semi ini. Rata-rata harga penjualan smartphone global (ASP) jatuh ke angka $375 dari yang sebelumnya $450 pada mula 2012.

Industri ini puas terayun pada tahun 2011 dan 2012, tatkala harga smartphone relatif stabil dengan iPhone dan Galaxy sebagai perlengkapan high-end mendapat pangsa besar dari model yang lebih murah. Sekarang model budget-friendly sangat disukai konsumen di industri ini dan banyak sekali perencana strategis dari vendor terkemuka lalai menciduk tren peralihan yang tiba-tiba ini.

Ada sejumlah vendor yang telah mulai bereaksi. Musim gugur ini, Apple diduga akan mengenalkan model ramah-anggaran yang bisa jadi akan berharga ritel selama $300 hingga $330 tanpa subsidi, atau tidak cukup dari separuh harga ritel iPhone 5. Banderol tersebut akan sedang di bawah tingkat ASP smartphone global yang baru saja menurun dan mungkin menolong Apple mencapai ruang gerak ke pasar-pasar utama negara berkembang. Selama musim semi, Nokia pun secara agresif mulai mendorong ragam Lumia ke kelompok budget-friendly dengan Lumia 520 yang dipasarkan sekitar $130 hingga $150 tanpa subsidi. Raksasa elektronik Korea Samsung bahkan memiliki pelbagai model ramah-anggaran dan terus menyelam di bawah angka $150 di pasar negara berkembang dari tahun lalu.

Tapi terdapat dua vendor yang tampaknya benar-benar luput dari tren baru ini. HTC benar-benar mempertaruhkan segalanya pada HTC One musim panas ini dan merasakan kerugian lumayan besar. Model dengan harga ritel di atas $600 (Rp6 juta) sama sekali tidak tersambung dengan konsumen. Apalagi, katalog HTC memang tergolong tidak cukup dalam menyuguhkan model unik di bawah harga $300. HTC barangkali akan menjadi korban terbesar andai Apple benar-benar merilis iPhone $300.

BlackBerry memilih untuk mengenalkan dua perlengkapan BlackBerry 10 di atas harga $600 sambil mengerjakan perangkat yang lebih murah, BlackBerry Q5, di angka $400.

Hal ini dapat jadi kekeliruan fatal. Permintaan konsumen Eropa terus melemah. Maka paling mungkin bila penjualan smartphone Uni Eropa terus bergeser ke arah model murah-anggaran. Di Amerika, penjualan iPhone versi Verizon melonjak tajam pada kuartal kedua 2013. Di Afrika dan Asia Tenggara, laju smartphone menengah ekuivalen $200 ikut melahap pangsa persaingan smartphone high-end.

Semua data menunjukkan situasi industri di musim dingin yang susah diterka sebab ASP smartphone global bakal menurun di bawah angka $350, lebih cepat dari yang diharapkan. Dan Apple segera membanting persaingan dengan varian budget-friendly. Kuartal mendatang bakal menjadi kompetisi keras untuk seluruh vendor. Setidaknya Samsung dan Nokia sudah mengejar tempat berlindung dengan merilis smartphone di bawah harga $200.

Sekarang, kelihatannya HTC dan BlackBerry terjebak di model papan atas mereka yang telah diproduksi dengan volume besar. Perangkat dengan kisaran harga $400-600 ialah posisi tersulit ketika ini. Kerugian operasional HTC dan BlackBerry tentu akan dominan pada buatan mendatang mereka yang semakin terbatas secara radikal.

LG Optimus G Pro menjadi smartphone Harga 7Jutaan terfavorit saat ini

Periode kuartal kedua dan kuartal ketiga tahun ini cukup tidak sedikit diramaikan dengan pemunculan smartphone baru. Salah satu yang lumayan meriah ialah kompetisi di ruang belajar smartphone hign end. Vendor-vendor global nampaknya begitu gencar mengenalkan flagship produknya di periode dua kuartal ini.

Bicara mengenai smartphone high end, di samping tentunya fitur dan kemudahan yang ditawarkan memang ruang belajar atas, lazimnya punya resolusi kamera diatas 8 megapixels plus prosesor quad core. Bagi harga pun tentunya ikut premium. Melihat peta persaingan antar vendor yang cukup jor-joran di ruang belajar smartphone high end, maka semenjak 18 Juni sampai 21 Juli 2013 kami melangsungkan polling SELULAR Online ke-47 lewat pertanyaan “Dengan budget Rp7 Jutaan, Smartphone Apa yang kita Pilih? Mengapa hadir angka Rp7 juta, sebab menurut keterangan dari pantauan kami rata-rata harga jual mula smartphone high end dimulai pada nilai Rp7 jutaan, meski memang lantas harga ingin turun.

Dari total 2.166 responden, lumayan mengejutkan bahwa LG Optimus G Pro mendapat poin teratas. Smartphone asal Korea Selatan ini dipilih oleh 603 narasumber (28%). Optimus G Pro pantas disebut phablet, pasalnya smartphone quad core 1.7Ghz ini punya ukuran layan 5.5 inchi. Nah, diposisi kedua ditempati oleh Samsung Galaxy S4, smartphone yang pun berasal dari Korea Selatan ini dipilih 471 narasumber (22%). Meski berada diposisi kedua, campaign promo Galaxy S4 dapat dibilang jauh lebih banyak dibanding Optimus G Pro, dan Galaxy S4 yang berprosesor octa core telah lebih dulu meluncur di Tanah Air.

Di lokasi ketiga ialah Sony Xperia Z, smartphone quad core yang dikenal dengan keterampilan anti air dan debu ini dipilih oleh 354 narasumber (16%). Identitas sebagai super phone dengan material sangat tangguh lumayan melekat pada produk ini. Dan diposisi keempat ialah iPhone 5, dengan basis komunitas yang setia, smartphone ini dipilih 266 narasumber (12%). Kemudian ditempat kelima yaitu Nokia Lumia 920, smartphone berbasis Windows Phone 8 ini dipilih 208 narasumber (10%). Selanjutnya HTC One, smartphone quad core 1.7Ghz asal Taiwan ini menduduki posisi keenam dengan dipilih 170 narasumber (8%).

Sementara diposisi sangat buncit ialah BlackBerry Z10, entah sebab pamornya yang sedang meredup atau berhubungan layanan BlackBerry yang sering bermasalah, smartphone asal Kanada ini melulu dipilih 74 narasumber (4%).

  • BlackBerry Z10 : 94 4 %
  • HTC One : 170 8 %
  • Samsung Galaxy S4 : 471 22 %
  • Sony Xperia Z : 354 16 %
  • LG Optimus G Pro : 603 28 %
  • iPhone 5 : 266 12 %
  • Nokia Lumia 920 : 208 10 %

Aplikasi Telegram Meliris Fitus Hapus Pesan Tanpa Batasan

Fitur hapus pesan yang baru saja digelontorkan oleh Telegram dinilai sejumlah pihak “mengerikan”. Ada sejumlah skenario yang barangkali terjadi saat menggunakan fitur mempunyai nama Unsend Anything ini.

Di samping dapat dilaksanakan tanpa batas waktu, Unsend Anything memungkinkan pemakai tak melulu menghapus pesan yang dikirim oleh mereka. Pesan yang diterima pun dapat dihapus dan hilang dari perlengkapan pengirim. Itu dapat dilakukan tanpa izin ataupun notifikasi.

Vald Sadov dari media teknologi The Verge melafalkan fitur baru ini bisa riskan karena suatu pesan yang sudah dihapus tidak terdapat jejaknya sama sekali di kedua perangkat. Jika terdapat perkara misalnya, pesan dapat rentan dimodifikasi tanpa sepengetahuan pengirim.

“Jika saya punya niat jahat, saya dapat saja secara selektif memangkas chat history dengan seseorang, menghilangkan konteks tertentu dan mencerminkan secara salah ucapan-ucapan mereka,” tulisnya yang dilansir detikINET.

Tech Crunch berasumsi fitur tersebut malah menciptakan user kehilangan kontrol atas pesannya. Sebab, siapapun yang disuruh chat dapat menghapus pesan tanpa permisi atau bahkan melenyapkan semua history pesan yang dikirimkan.

Pesan yang telah diubah dapat juga disebarkan ke pihak beda dengan tendensi tertentu. Contohnya menciptakan seseorang jadi tampak buruk. Dan tidak ada teknik untuk membalikkan pesan yang sudah dihapus.

“Siapapun dapat secara diam-diam menghapus rekaman pembicaraan. Dan tidak ada teknik apapun untuk user untuk membalikkan sebuah pesan andai telah dilenyapkan,” tulis Tech Crunch.

Fitur ini dapat pula disalahgunakan kaum kriminal. “Fitur ini paling powerful, jelas terdapat potensi besar disalahgunakan. Apakah oleh kriminal yang menggunakan Telegram guna jual narkoba atau barang liegal lain, dan mengurangi tombol hapus guna menghilangkan jejak atau oleh pribadi yang hendak mengerjai mantan kekasih atau teman,” sebut mereka lagi.

Fitur hapus pesan tanpa batasan membuat telengram menjadi aplikasi yang mengerikan

Telegram baru saja mengenalkan fitur baru mempunyai nama ‘Unsend Anything’. Fitur tersebut mempermudah user menghapus seluruh pesan yang pernah mereka kirim ataupun yang diterima tanpa batasan masa-masa sama sekali.

Dikutip detikINET dari Mashable, baik pesan antar pribadi maupun grup dapat dibinasakan oleh user. Pesan bakal hilang baik di perlengkapan pemakai maupun penerima tanpa jejak apapun.

Lebih menarik lagi, pesan yang dikirim oleh orang beda dapat pula dihapus penerima, tidak saja pesan sendiri. Dan pesan tersebut pun akan hilang di perlengkapan pengirim. Telegram juga menyatakan sekarang pemakai mempunyai kontrol total terhadap pesan yang mereka kirimkan.

“Bagi kami, data individu Anda ialah berharga. Kami tidak pernah memakai data Anda guna iklan. Kami tak pernah memberikannya ke pihak ketiga. Kami menyimpan melulu yang benar-benar penting supaya Telegram bekerja,” demikian pemberitahuan Telegram.

“Pesan bakal lenyap untuk Anda dan orang lainnya tanpa meninggalkan jejak. kita juga dapat menghapus semua chat privat dari kedua perangkat melulu dengan dua sentuhan,” tambah Telegram.

Fitur bersangkutan telah tersedia di Telegram versi 5.5. Bagi menggunakannya mudah. Pesan yang hendak dihapus lumayan ditekan dan hadir pilihan apakah bakal menghapus pesan guna diri sendiri atau pun untuk pesan yang terdapat di smartphone penerima. Baik pesan diterima atau dikirim orang lain dapat dilenyapkan.

Fitur hapus pesan jarak jauh sebetulnya sudah terdapat di Telegram semenjak 2 tahun silam. Namun terdapat pembatasan waktu sekitar 48 jam guna menghapus dan setelahnya tidak bisa lagi dilakukan. Itu juga pesan yang bisa dihilangkan hanyalah yang dikirim oleh pemakai.

Spotify Andalkan Algoritma Agar Playlist Lebih Terlihat Personal

Spotify Andalkan Algoritma Agar Playlist Lebih Terlihat Personal – Untuk menciptakan playlist pemakai lebih terpersonalisasi Spotify bakal memanfaatkan algoritma dari kepintaran buatan.

Seperti diadukan The Verge, untuk membuat playlist yang lebih terpersonalisasi guna selera musik pemakainya.

Dijelaskan dalam blognya, bahwa Spotify memahi selera musik orang-orang itu bertolak belakang dan lagu-lagu yang hendak dinyanyikan barangkali berbeda-beda juga. Sehingga urusan ini yang mendasari Spotify hendak menciptakan playlist di mana cocok dengan selera pendengarnya dan lebih masuk ke telinga mereka.

Sebelumnya, layanan streaming musik asal Swedia ini pun berencana untuk mengerjakan playlist menurut DNA pemakai. Bahkan, Spotify telah bekerja sama dengan perusahaan genealogi Ancestry.com.

Lewat kerja sama dengan perusahaan genealogi ini, pemakai bisa melacak sejarah keluarganya dan hasilnya diantarkan ke Spotify.

Lalu, layanan itu akan membuat susunan putar menurut informasi family pemakai dan lagu yang didengarnya.

Karenanya, pemakai yang tertarik dapat meregistrasi dengan ongkos US$ 99 melewati program AncestryDNA.

Ancestry selaku perusahan rekanan pun meyakinkan akan mengayomi data pemakai yang tercebur program ini. Karenanya, Spotify tidak bakal mempunyai akses ke data DNA tiap pelanggan Ancestry.

Spotify pun menegaskan bila update playlist mereka pun mampu menambah jumlah pendengar mereka.

Spotify mengklaim mempunyai 200 juta pemakai aktif bulanan dan total 40 juta susunan putar di platformnya.

Dari data yang tercacat, sebagain besar pemakai masih didominasi oleh semua pelanggan non-premium alias yang bergantung pada subsidi iklan. Jumlah pelanggan gratisan ini menjangkau 113 juta pemakai, sedangkan pelanggan premium sebesar 87 juta.

Spotify membasmi dan memblokir akun yang menggunakan Ad Blocker

Mengaktifkan ad blocker mungkin dapat menjamin kegiatan browsing kita lebih mulus tanpa diganggu iklan. Namun hati-hati, andai Anda menggiatkan Ad Blocker guna layanan Spotify, bisa-bisa akun kita yang diberantas oleh platform.

Layanan streaming lagu global Spotify kini secara terang-terangan tidak mengizinkan pemblokir iklan, sebagaimana ditetapkan dalam Kebijakan Layanan yang dimodernisasi pekan lalu.

Aturan baru secara khusus mengaku “menghindari atau menutup iklan di layanan Spotify, atau menciptakan atau menyalurkan alat yang dirancang untuk menutup iklan di Layanan Spotify” dapat menyebabkan penghentian atau penangguhan akun Anda.

Layanan mengambil tahapan tegas untuk memberi batas pemakaian pemblokir iklan. Dalam laporan DigiDay dari Agustus lalu, juru bicara Spotify mengungkapkan perusahaan mempunyai “beberapa tahapan deteksi untuk mengawasi konsumsi pada layanan guna mendeteksi, menginvestigasi dan menangani [manipulasi produksi dari kegiatan streaming].”

Maret kemudian Spotify mengadukan sebanyak 2 juta pemakai (sekitar 2 persen dari pemakai cuma-cuma Spotify) menghindari iklan dengan teknik modifikasi akun. Saat tersebut Spotify mulai menindak dengan menonaktifkan akun saat perusahaan mendeteksi kegiatan abnormal.

Pengguna dikirimi email peringatan dan diberi peluang untuk menggiatkan kembali akun mereka sesudah menghapus instalasi perangkat empuk pemblokiran iklan. Bahkan dalam sejumlah kasus, Spotify menyelesaikan akun pemakai.

Nah, pada Ketentuan Layanan yang baru, yang mulai berlaku pada tanggal 1 Maret, bakal memberi Spotify wewenang guna segera menyelesaikan akun, tanpa email peringatan.

Maka dari itu, andai Anda tidak hendak akun kita dihapus Spotify, pastikan kita menonaktifkan Ad Blocker di software Spotify mulai sekarang.

Produk Apple Akhirnya Merilis Software Terbarunya IOS 12.2

Produk Apple Akhirnya Merilis Software Terbarunya IOS 12.2 – 2018, kesudahannya Apple merilis iOS 12.2. Seperti diadukan Mac World, pembaruan ini terdapat untuk semua perlengkapan berbasis iOS yang mengisi syarat.

Untuk iOS 12.2 disebutkan tidak sedikit fitur baru, salah satunya, pemakai dapat menata Waktu Henti eksklusif untuk masing-masing hari. Hal ini memungkinkan pemakai menyesuaikan jadwal ‘Waktu Henti’ tergantung pada hari apa dalam seminggu itu.

Ini adalahfitur yang paling berguna. Banyak orang mungkin hendak Downtime mengawali di akhir pekan daripada sekitar seminggu, dan penataan baru ini memungkinkan guna itu.

Untuk menggunakannya, lumayan buka Pengaturan, kemudian waktu layar, lantas waktu henti. Dari sana, pemakai bisa memilih guna mempunyai jadwal yang sama masing-masing hari atau menyesuaikan jadwal tersebut tergantung pada hari apa pada minggu itu. Di versi iOS sebelumnya, jadwal yang sama berlaku untuk masing-masing hari.

Pengguna dapat memeriksa penataan dan memilih pembaruan software guna meyakinkan perlengkapan didukung pembaruan iOS teranyar.

Dari daftar yang diberikan Apple, yang dipungut dari sekian banyak sumber, berikut sejumlah fitur baru yang paling unik dari iOS 12.2.

-Mendukung Apple News+ guna pemakai di Amerika Serikat dan Kanada.
-Meminta Siri di iPhone atau iPad guna memutar video, TV Show, atau pelbagai konten lainnya di Apple TV.
-Mendukung AirPods generasi kedua.
-Mendukung aksesoris Logitech Crayon di iPad Pro 2018.
-Tambahan 4 karakter Animoji baru yakni jerapah, hiu, babi hutan dan burung hantu.
-Format baru guna dokumen pesan suara.
-Perbaikan tampilan iPhone Storage yang menyerahkan detail daftar untuk aplikasi, System dan beda sebagainya yang barangkali selama ini tidak akurat.

Setelah Huawei dan Samsung, Apple Juga Tanamkan Fitur ini di iPhone

Diperkenalkan pada 2015 oleh IDT, teknologi ‘powerbank tanpa kabel’ selanjutnya bakal hinggap ke iPhone. Sumber rantai pasokan mengungkapkan iPhone 11 atau apa juga namanya kelak, bakal datang dengan sokongan Wireless PowerShare.

Produk Apple Akhirnya Merilis Software Terbarunya IOS 12.2

Pengisian daya nirkabel terbalik berbasis Qi tersebut saat ini melulu tersedia di dua smartphone premium yang pun sudah edar di Indonesia: seri Galaxy S10 dan Huawei Mate 20 Pro.

Di ranah Apple, mempunyai Wireless PowerShare berarti Anda dapat mengisi daya Apple Watch tanpa membawa charger Watch sendiri.

Di samping itu, AirPods edisi kedua, yang baru diberitahukan minggu lalu, terdapat dengan kasing yang dapat diisi secara nirkabel.

Kendati demikian, tampaknya Apple tidak dapat mengalahkan dua rival terbesarnya (Huawei dan Samsung) dalam urusan teknologi pengisian daya. Karena, Meski benar nanti terdapat teknologi ‘powerbank nirkabel’ di iPhone terbaru, masalahnya, iPhone tidak mempunyai fitur Fast Charging.

Apple memasarkan terpisah adaptor PowerDelivery 18W, di mana Anda membutuhkan USB-C ekstra untuk kabel Lightning, dua-duanya berharga total selama $50 setara Rp710.000.

Nah, kabarnya, kombo tersebut akan dibundel di iPhone generasi berikutnya, yang akan menjaga port Lightning.

Solusi tersebut tentu tidak sehebat mempunyai port USB-C langsung di smartphone, namun langkah mula lebih baik daripada tidak ada peradaban sama sekali.