Microsoft Lebih Banyak Menjualkan Produk Android Dari Pada Windows

Microsoft Lebih Banyak Menjualkan Produk Android Dari Pada Windows – Hal menarik ditemukan di halaman sah Microsoft di mana mayoritas produk smartphone yang dipasarkan ternyata didominasi oleh Android. Padahal, Microsoft sendiri mempunyai sistem operasi Windows Phone.

Informasi itu ditemukan oleh Phone Arena yang dilansir detikINET, Kamis (1/3/2018). Dari website Microsoft yang tercantum di distrik Amerika Serikat, tampak bahwa perusahaan tersebut kini memasarkan Samsung Galaxy S8, S8+, Note 8, serta Razer Phone.

Hanya terdapat dua varian smartphone Windows yang sekarang masih tersisa di situsnya laksana HP Elite x3, dan Alcatel Idol 4S yang dua-duanya diluncurkan pada 2016. Selain tersebut kedua produk tersebut pun terlihat menemukan diskon.

Microsoft sendiri memang telah menyimpulkan untuk berhenti jualan smartphone Windows. Itu dipertegas oleh Joe Belfiore, Corporate Vice President di Operating Systems Group Microsoft, yang menuliskan pihaknya sudah menghentikan konsentrasi di hardware dan aplikasi Windows Mobile pada Oktober lalu.

Ketimbang melanjutkan buatan smartphone Windows, Microsoft memilih konsentrasi pada pengembangan software guna Android atau iOS, contohnya saja Microsoft Office atau Microsoft Launcher.

Sebenarnya tidak saja Microsoft saja yang menyerah di industri buatan smartphone. BlackBerry, legenda smartphone Qwerty, pun melakukan urusan yang sama.

Bedanya, perusahaan asal Kanada tersebut menjual kekayaan intelektualnya untuk perusahaan lain supaya bisa menciptakan smartphone dengan menjaga merek BlackBerry. Selain tersebut BlackBerry pun sekarang sudah berpindah ke OS Android.

Blackberry Menggugat Facebook, Instagram dan Whatsapp

Facebook dan kedua anak perusahaannya, WhatsApp dan Instagram, digugat oleh BlackBerry sebab dituduh melanggar hak cipta.

Berdasarkan tuntutan yang diayunkan pihak BlackBerry, Facebook dan kedua anak perusahaannya itu dituding telah menculik fitur dan teknologi yang ada pada layanan BlackBerry Messenger (BBM). Ada selama 7 paten aplikasi yang menurut keterangan dari BlackBerry dijiplak Facebook dan perusahaannya.

Berdasarkan keterangan dari juru bicara BlackBerry, Sarah McKinney, gugatan ditempuh sesudah adanya kebuntuan dalam dialog yang dilaksanakan kedua belah pihak selama sejumlah tahun.

“Facebook dan perusahaannya mengembangkan software yang berlomba secara tidak layak dengan memakai hak cipta yang dipakai pada perpesanan BlackBerry,” ujar McKinney, dilansir detikINET dari Phone Arena, Rabu

“Kami mempunyai klaim yang powerful bahwa Facebook sudah melanggar hak cipta kami dan setelah sejumlah tahun berdialog, kami pun mempunyai kewajiban untuk pemegang saham supaya menempuh penyelesaian hukum yang tepat,” imbuhnya.

Sementara tersebut pihak Facebook, melewati Deputy General Counsel, Paul Grewal, menuliskan akan menghadapi gugatan tersebut. Grewal mengungkap bahwa BlackBerry bukan lagi berupaya guna berinovasi dan ketika ini sedang memburu ‘pajak’ dari inovasi kompetitor.

BlackBerry sendiri diketahui sedang berupaya memburu royalti dari perusahaan yang memakai hak ciptanya yang berjumlah 40.000 tergolong sistem operasi, infrastruktur jaringan, layanan perpesanan, subsistem otomotif, ketenteraman siber, dan komunikasi nirkabel.