Samsung Ketauan Ngetweet Menggunakan Iphone

Samsung Ketauan Ngetweet Menggunakan Iphone – Kasus ngetweet promosi ponsel memakai produk kompetitor terjadi lagi. Tapi kali ini bukan brand ambasador yang berulah, tetapi vendor tersebut sendiri.

Vendor tersebut ialah Samsung. Jadi akun Twitter Samsung Nigeria tengah mempromosikan layar Super AMOLED yang dimiliki Galaxy Note 9.

Kicauan itu ternyata diposting memakai iPhone. Seperti anda ketahui iPhone adalahponsel pesaing berat Samsung.

Marquest Brownlee -pemilik channel YouTube MKBHD- yang mendapati urusan itu kesatu kali. Setelah tercyduk, vendor asal Korea Selatan tersebut menghapus tweetnya itu.

Bahkan mereka sempat menonaktifkan akun Samsung Nigeria. Tapi saat detikINET mengawasi pada Senin (12/3/2018), akun Twitter @SamsungMobileNG telah aktif kembali.

Nah rupanya permasalahan Samsung ngetweet gunakan iPhone bukan kali kesatu ini terjadi. Belum lama akun Samsung Saudi pun kedapatan mengerjakan hal serupa. Mereka mempromosikan Galaxy Note 9 menggunakan ponsel produksi Apple.

Mudah-mudahan permasalahan seperti ini tidak terulang kembali. Sebelumnya sebanyak brand ambasador kedapatan memposting promosi produk di media sosial memakai perangkat pesaing. Aktris Gal Gadot salah satunya, dia memuji soal Huawei Mate 20 dalam kicauannya yang diposting memakai iPhone.

Samsung Masih Menjadi Raja Di dunia Smartphone, Huawei Mulai Tumbuh Signifikan

Lembaga penelitian Gartner merilis laporan penjualan ponsel global sepanjang kuartal ketiga 2018. Mereka masih mendaulat Samsung sebagai raja, sedangkan Huawei terdaftar tumbuh signifikan.

Dalam laporan Gartner, penjualan ponsel sepanjang Juli sampai September merasakan peningkatan dari periode yang sama tahun lalu. Sebanyak 389 juta unit yang terjual, naik 1,4%.

Samsung dilafalkan menjual 73,360 juta. Angka ini turun dari tahun sebelumnya 85,605 juta. Sepertinya kehadiran Galaxy Note 9 maupun produk mid-end mereka tidak begitu ampuh menaikkan penjualan.

Akibatnya market share Samsung sekarang 18,9%. Sebelumnya mereka menguasai 22,3% pasar.

Di peringkat kedua terdapat Huawei. Seperti disebut-sebut di muka, vendor asal China ini merasakan pertumbuhan yang paling tinggi.

Pada kuartal ketiga 2017, mereka melulu mampu memasarkan 36,5 juta unit ponsel. Kini Huawei tercatat memasarkan 52,2 juta unit ponsel. Membuat mereka menguasai 13,4% pangsa pasar yang sebelumnya melulu 9,5%.

Apple sedang di peringkat ketiga. Angka penjualan mereka serupa tahun lalu, yaitu 45 juta unit. Membuat mereka menguasai market share 11,8%.

Xiaomi memenuhi posisi keempat. Pada kuartal ketiga tahun ini mereka dapat menjual 33,2 juta, sebelumnya 26,9 juta. Sehingga market share mereka dari 7% menjadi 8,5%.

Peningkatan penjualan juga disalin Oppo yang sedang di posisi kelima. Mereka dapat menjual 30,6 juta unit. Tahun kemudian Oppo sukses mencatat penjuala 29,4 juta. Ini membuatnya menguasai 7,9% pasar dari sebelumnya 7,7%.